Teruntuk Kamu, Terima Kasih♥
Aku tahu tulisan ini terkesan lucu karena egoku yang selama ini begitu besar, sehingga tak bisa secara langsung terucapkan.
Teruntuk yang telah membersamai selama 3 tahun,
Ingatanku kembali ke saat itu, 3 tahun lalu saat masih semester 1.
Wajah lugu, rambut panjangmu yang lucu, rok pendek selutut dan flat shoes warna peach itu.
Kau duduk di sebelahku.
Yang kusebut sebagai teman sebangku.
Teruntuk yang setia mendengar keluh kesahku,
Kita pernah sempat saling cerita.
Tentang permasalahan kita.
Keluarga, cita-cita, pacar (saat itu), belajar, harapan, keinginan,
Ingatkah? Adegan tangis-tangisan di WC.
Teruntuk yang selalu menjadi saingan (lomba)ku,
Meski tak kenal dekat sebelumnya, hanya sebatas tegur sapa teriak dari lantai 2.
Namun sudah sempat menambah kesan di hati kita,
Namun sejak SMA, kita memang selalu bersaing (dalam lomba).
Hingga di bangku kuliah, kita masih sering bersaing (dalam lomba) pula.
Teruntuk yang pernah menangis dalam pelukan,
Untuk setiap yang pernah kau ceritakan, aku selalu ingat.
Untuk setiap kata yang pernah kau ucapkan, aku juga masih tetap ingat.
Untuk sakit dan tangis yang pernah kau rasakan, aku masih bisa ingat.
Teruntuk kamu yang tahu busuk-busuknya aku,
Meski berbeda aqidah, kita tidak pernah berdebat masalah agama.
Meski tak pernah ucapkan Selamat Natal padamu, meski kau tak pernah ucapkan Selamat Lebaran padaku, tapi kita tak pernah absen untuk menjadi yang pertama dalam ucapkan Selamat Ulang Tahun.
Meski kita sangat berbeda, kita tak pernah debat masalah Ahok dalam penistaan agama, dan sebagainya.
Teruntuk Putri,
Meski tak pernah terucap secara formal, tapi aku harap kau paham bahwa aku manusia normal yang punya ego tinggi untuk ucapkan terima kasih secara langsung pada orang yang ku-sayang.
Maaf untuk apa-apa yang pernah terjadi,
Maaf untuk kekesalan sebab apa yang pernah sengaja-tak sengaja kulakukan,
Maaf karena kita -disadari atau tidak- jadi renggang.
Untuk 3 tahun membersamai,
Untuk 3 tahun duduk di sebelah,
Untuk 3 tahun jadi wadah curhatan basi,
Untuk 3 tahun menyatukan perbedaan,
Dan untuk 3 tahun menjadi teman baik yang pernah mengajarkan akuntansi,
Terima kasih :)

Komentar
Posting Komentar