Aku Malu Pada Sahabatmu, Ya Rasulullah

....Ya Allah, Engkaulah penguasa langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya....

Assalamualaikum ^^ Tepatnya hari ini kira-kira pukul 10.00 WIB, aku mencoba untuk mandiri dengan pergi ke kajian sendirian yang tempatnya sangat jauh dari rumahku. Berbekal ingatanku yang selama ini pergi dengan angkot, kukendarai sepeda motorku. Dengan segala keterbatasanku, ternyata aku lupa dimana tempatnya dan memutuskan untuk mengikuti dari belakang angkot yang biasa kutumpangi. Tiba-tiba, angkot tersebut hilang (hah? :o)
Dan aku....tersesat. Tersesat di kotaku sendiri, di jalan yang telah dua minggu kulewati. "Hmmm, sudah kuduga!" Pikirku.

Lalu timbul rasa ingin menghabiskan waktu dari dalam diriku, kuputuskan untuk ke Toko Buku G*amedia... Sendirian.

Setelah lama mondar mandir dari bagian komik anak, komik dewasa, dan novel, aku pun menghabiskan waktu sekitar hampir setengah jam di bagian buku religi.

Masih dengan kegiatan yang sama, mondar mandir seperti jomblo yang sedang patah hati sambil membolak-balik buku yang kian populer: Diary Ukhty S*lly, Kutingg*lkan dia Karena Dia, dan berbagai buku tentang hijab dan jodoh lainnya yang happenning banget saat ini.

Tiba-tiba aku terpaut oleh sebuah buku yang cukup menarik perhatian. Judulnya sederhana. (bukan tentang jodoh-jodohan kok,tenang aja, gak usah baper gitulah)

"Super Tahajjud!"

Tanpa pikir panjang, langsung "kupinang" buku itu, lalu memberi "mahar"nya pada kakak kasir disana. Sekarang aku telah "sah" memilikinya ^^ heheh.

Singkatnya, aku telah sampai di rumah, tepatnya di kamar dalam keadaan santai, langsung ku buka segelnya dan kujamahi halaman pertama.

Ternyata... Isi buku itu merupakan tamparan keras bagiku. Kenapa? Karena di dalamnya berisi tentang kisah para sahabat Nabi shallallahu 'alaihi wassalam yang dengan istiqomahnya dalam menjalankann sholat tahajjud berikut biografinya masing-masing.

Sedih pun menghampiriku, malu menguasaiku. Aku merasa bahwa diri ini sangat jauh berbeda dengan para sahabat. Bahkan saaaangaaaaaaaat jaaaaauuuuuuh. Menjadi renungan bagi diriku bagaimana para sahabat menghidupkan malamnya dengan menjauhkan lambungnya dari tempat tidurnya, menangis tersedu-sedu dalam membaca Al-Qur'an, sedikit tertawa dan banyak menangis memohon ampun kepada Allah SWT atas kabar tentang pedihnya siksa neraka.

Buku ini memuat keistiqomahan para sahabat dalam melakukan sholat tahajjudnya. Satu dari 81 kisah salah seorang sahabat, yaitu saat ditegur oleh Rasulullah karena begitu "giat"nya sholat malamnya hingga lupa pada urusan dunia. Atau kisah Imam Hanafi yang memiliki kebiasaan sholat subuh dengan wudhu sholat Isyanya. Masya Allah :')

Lalu, dipaparkan juga biografi para sahabat. Bagaimana mereka memperjuangkan Islam sampai eksis hingga hari ini, pribadi yang tangguh, takut pada Allah SWT, menuntut ilmu agama, giat, kuat. Pemuda Islam yang taat dan cerdas. Tak ada istilah berpacaran, bawa perasaan, galau karena pacar, bunuh diri karena urusan dunia, malu karena status jomblo, dan lain sebagainya. Siang hari dihabiskan untuk berpuasa, malam hari dihabiskan dengan sholat malam. Mampu menjadi "singa" saat berjuang, dan lebih cengeng daripada wanita ketika bermunajat pada Sang Pencipta.

Ketika malam tiba, mereka bersusah payah.
Rasa takut membuat mereka tak tidur,berdiri,  ruku'.
Sementara mereka yang merasa aman di dunia tertidur.
Dalam kegelapan sambil bersujud.
Mereka merintih hingga dada mengembang.
Pada siang, mereka membisu karena sering terdiam.
Dalam ketenangan mereka ada kekhusyukan.
-Abdullah bin Al-Mubarak-

Malunya diriku ini pada pemuda Islam itu, ya Allah...
Malunya diriku ini pada para sahabatmu, wahai Rasulullah... :'(

Nb: Buat pembaca (kalau iya ada yang baca -_-), postingan ini bukan promosi buku atau sebagainya, namun untuk menjadi pelajaran bagi kita semua. Yuk mari sholat tahajjud. Yang belum pernah sama sekali, monggo dimulai. Yang udah dimulai tapi masih bolong-bolong, monggo diistiqomahkan. Yang telah istiqomah, yuk kita perbaiki niat. Hidupkan malam-malam kita dengan menjauhi lambung kita dari tempat tidur. Berkomunikasi pada Nya di saat yang lain tengah sibuk merajut mimpinya. Yuk mareeee jadi pejuang sepertiga malam! ^^
Wassalamualaikum ^^

Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer