Cara Mengeluarkan Semut yang Masuk ke Telinga


Tadi malam sekitar jam 02.46 WIB mimpi aku terganggu gara-gara ada kejadian yang cukup menyakitkan –menyakitkan telinga maksudnya. Aku terbangun karena sesuatu yang bergerak dari dalam telingaku. Awalnya aku pikir cuma imajinasi dari mimpi tapi ternyata mataku beneran kebuka. Aku yang baru aja baca tentang “Hewan-Hewan yang Masuk ke Telinga Manusia” dimana salah satunya adalah kecoa, sontak ngebuat aku langsung parno. Mataku langsung melek dan kantukku hilang. Rasanya....rasanya...rasanyaaaaaa kayak ada sesuatu menggeliat di dalam telingaku. Hiiiii!! Aku langsung kepikiran ada ulat atau larva lalat yang masuk dan kejebak disana. Kenapa aku langsung kepikiran itu ulat? Karena kalau semut pasti dia udah gigit-gigiti telinga aku.

Dengan cepat aku langsung searching tentang cara ngeluarin semut dari telinga:
1.       Disenter. Senter telinga yang kemasukan semut. Ini bertujuan agar semut tersebut tahu jalan keluarnya istilahnya si semut diberi pencerahan agar segera bertobat dan nggak ngulangi hal yang sama lagi hihihihi :D

2.       Mengolesi minyak kayu putih. Olesi minyak kayu putih di daun telinga, si semut akan mengikuti arah aroma minyak kayu putih tersebut dan berpaling dari aroma ke bau-bauan dari telingamu wkwkwk XD

3.       Menutup telinga yang satunya. Misalnya telinga kanan yang kemasukan semut, maka kamu harus menutup telinga kiri serapat-rapatnya. Semut tersebut akan kehabisan oksigen dan mencari jalan untuk keluar dari telingamu.

4.       Jangan menggunakan air. Dengan meneteskan air ke dalam telinga akan membuat si semut makin terperosok ke dalam telingamu dan menyebabkan semakin susah untuk dikeluarkan.

Keasyikan searching, tiba-tiba “dia” menggeliat lagi dan mulai menggigiti bagian dalam telingaku. Rasanya itu sakiiiiitt kayak dicekit cekit cekit cekit. Sakitnya makkk! Serasa Kaneki Ken sewaktu dimasukkin kelabang/lipan ke dalam telinganya. Aku teriak-teriak sambil lari ke WC sambil memasukkan air ke dalam telingaku. Setelah beberapa kali percobaan, barulah telingaku bisa tenang.


Tiba-tiba penyakit parnoku muncul lagi. Aku takut kalau-kalau sesuatu yang aku pikir ulat tadi makin terperosok ke telingaku bagian dalam. Hiiii!!! Langsung aku minta Mamakku untuk ngecek telingaku dengan cotton bud, untungnya sesuatu yang kusangka menggeliat itu ternyata semut. Hahahah syukurlah walaupun dengan cara yang memasukkan air ke dalamnya, hihihi jangan ditiru di rumah, ya :P pakai cara yang aman aja. Ok? Semoga bermanfaat!! ^^

Komentar

Postingan Populer